Showing posts with label hardware. Show all posts
Showing posts with label hardware. Show all posts

Bersih Bersih Harddisk

Mungkin selama ini kita ribet dengan berbagai tools pembersih harddisk, sekarang semuanya jadi gak seribet itu lagi, karena Ga pake software tambahan buat ngebersihin HDD dari sampah-sampah seperti Temp, History, Cookies, dsb. Kita juga bisa kok mengaturnya dengan mengedit file autoexec.bat yang tersuperhidden di direktori OS misalnya di C: cuma tinggal,
Tambahkan script berikut di file autoexec.bat:

set temp=C:\Windows\temp
set tmp=C:\Windows\temp
echo Deleting Temporary Files
deltree /y c:\Windows\Cookies\*.*
deltree /y c:\Windows\History\*.*
deltree /y c:\Windows\Recent\*.*
deltree /y c:\Windows\tempor~1\*.*
deltree /y c:\Windows\temp\*.*


Perintah di atas digunakan untuk menghapus semua yang ada di folder ...\Cookies , misalkan. Walaupun di dalamnya terdapat folder. Kalo perintah /y itu untuk konfirmasi langsung (Yes), jadi perintah berjalan otomatis.
selamat mencoba

source link

Melindungi processor sebelum overheating

Kebanyakan produsen motherboard umumnya sudah melengkapi proteksi untuk CPU dan system motherboard. Perlengkapan ini disebut Hardware monitoring. Pengendalian dari system monitoring dilakukan oleh sebuah chip yang mengontrol seluruh sistem motherboard seperti kecepatan fan, panas/ temperature processor, voltage dan sebagainya. Salah satu option adalah untuk memonitoring suhu processor ini sebenarnya memberikan maanfaat yang sangat berarti bagi processor. Manfaatnya adalah memberikan Warning secara dini terhadap temperature yang melebihi dari standard yang diijinkan. Tetapi pemakai pemula terkadang lupa mengaktifkan option ini dan bila suatu hari processor terjadi overheating, maka barulah menyadari manfaat option tersebut

Untuk memprediksikan kemungkinan dari terjadinya overheating dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Fan untuk pendingin CPU macet, rusak.
  2. Fan menurun speednya dibawah 20% dari kecepatan standard sebelum benar benar rusak.
  3. Kecepatan fan yang menurun perlahan-lahan dan mencapai 50% dibawah standard sebelumnya.
  4. Terjadinya pergeseran heatsink dengan plate pendingin CPU dan Heatsink tidak menempel sempurna ke processor
  5. Melakukan over voltage tetapi system pendingin (fan) tidak mendukung

Kemungkinan ke 5, Perlakuan ini memang sengaja dilakukan , tetapi tidak memperkirakan dampak bagi processor. Umumnya peningkatan Vcore dengan overclock adalah untuk meningkatkan kecepatan processor diatas standard. Meningkatkan Vcore untuk processor membantu membuat processor bekerja lebih stabil. Tetapi dengan meningkatkan Voltage untuk processor juga akan meningkatkan temperature processor dan panas yang berlebihan dapat terjadi. Dalam waktu dekat processor memang tidak akan rusak, tetapi untuk jangka panjang sebaiknya memperbaiki sistem pendingin untuk processor.

Kemungkinan ke 4 memang jarang terjadi dan hanya mereka yang suka membuka pasang heatsink kemungkinan hal ini bisa terjadi pergeseran heatsink. Temperature akan meningkat drastis dan menyebabkan computer cepat hang dalam beberapa saat. Tetapi yang membahayakan adalah heatsink yang tidak sepenuhnya terlepas dan sulit sekali terditeksi sebelum CPU terjadi overheating dan akhirnya rusak.

Kemungkinan ke 3 , umumnya amat sering karena kualitas fan yang asal-asalan dibeli dan tidak memeriksa terlebih dahulu. Kebanyakan hal ini dilakukan oleh penjual processor type OEM atau disebut Tray. Processor jenis ini umumnya mengunakan heatsink dan fan yang tidak standard, dan untuk menekan biaya penjualan mereka mengunakan fan yang murah. Memang dalam waktu dekat tidak akan terlihat masalah pada temperature , tetapi bila computer digunakan berjam-jam akan terlihat temperature meningkat walaupun tidak melebihi batas maksimum.

Kemungkinan ke 2, masalah ini muncul dari masalah ke 3, karena temperature yang terus meningkat dari hari ke hari, panas yang dikeluarkan dari heatsink akan membuat fan menjadi rusak. Fan yang dibuat dari plastik dan motor elektrik memiliki batas toleransi terhadap panas. Dan bila mencapai 50 deg.C lama kelamaan coil akan melemah. Dapat juga terjadi karena debu yang tersedot kedalam fan dan membuat fan menjadi berat, sehingga coil motor bekerja ekstra yang akhirnya melemah kemampuannya dan menurunkan speedn sebelum fan menjadi rusak

Kemungkinan ke 1. ada 2 penyebab dari kerusakan fan. dari point 2 dan 3 yang membuat fan benar-benar rusak dan membuat processor overheating. Fan tersebut mendadak rusak tetapi tidak diketahui kapan terjadi. Penyebab lain adalah dari umur fan itu sendiri, motor elektrik memiliki batas usia pemakaian sebelum motor tersebut rusak. Dan masalah ini terkadang sulit sekali diduga, karena memang membutuhkan waktu lama. Fan yang berkualitas memang memiliki umur panjang. Permasalahannya adalah kita tidak mengehui fan mana yang memang benar benar aman digunakan.

Ada beberapa cara pencegahan walaupun hal ini terlalu berlebihan, tetapi mengapa tidak dicoba :

  • Memakai heatsink diatas standard, yaitu dengan menganti Heatsink yang ukurannya lebih besar. Bila suatu hari fan processor rusak, minimal dengan heatsink besar masih dapat mempertahankan temperature processor di tengah batas toleransi. Ketika fan rusak, maka heatsink besar akan menyebarkan panas keseluruhan casing dan panas tersebut akan mudah diketahui dari luar dengan memegang casing yang memiliki udara panas tidak normal keluar dari casing dan fan power supply..
  • Membuat fan cadangan pada processor. Dengan double fan, maka processor akan bekerja lebih baik dan temperature dari processor dapat ditekan seminimal mungkin.
  • Memberikan setting pada BIOS untuk menditeksi temperature yang melebihi standard. Aktifkan temperature warning dari BIOS dan set serendah mungkin. Untuk processor umumnya beroperasi baik pada maksimal temperature 45 deg. C maksimal. Dan processor akan terjadi mulfunction pada temperature 50-90 Deg. C. Temperature processor secara umum bekerja antara 28 - 45 Deg. C tergantung jenis dan teknologi yang digunakan. Seperti Pentium III coopermine akan bekerja pada panas normal untuk processor antara 35-40 deg.C dengan maksimal 60 deg. C. Dengan mengaktifkan "Warning Temperature" pada BIOS, maka bila overheating, system hardware monitoring akan memberikan peringatan suara melalui speaker computer. Setting "Temperature Warning" juga dapat disetting pada Software dari pembuat motherboard.
Setting CPU warning "Disable"


Setting CPU warning "Enable"

source : link

Penyelamatan Data yang terformat dengan Recovery Tools Easy Profesional

Pernahkan anda terpikir bahwa Install Ulang sebuah OS/software menjadi solusi yang tepat??. Pernahkah anda mempunyai client yg menaruh data di C:\ ?.

kita akan menggunakan sebuah software yang bernama Easy Recovery dg versi 6.04 . Anda dapat mendolot nya di http://www.ontrack.com/. Software tersebut mempunyai kelebihan diantaranya :

1. Dapat mengembalikan data yg hilang atau terhapus (seperti software recovery laennya).
2. Dapat mengembalikan data yang sudah terformat.
3. Dapat mengembalikan data yang sudah terformat “yang berbeda File system dengan File system sebelumnya”.
4. Dapat mengembalikan data melalui jaringan.
5. Dll

Nah … opsi ketiga itulah yang menolong saya, bahkan semula saya tidak mengetahuinya. Namun setelah saya cek, ada opsi tersebut. Perhatikan penjelasan saya berikut :
Misalkan data Anda berupa Skripsi.doc berada di Drive C:\My Documents\ . Terus, sistem Operasi (windows tentunya) anda install Ulang dg file system yg baru. Nah, gimna cara ngebalikinnya. Susah bukan ??. Jika hanya terformat, mngkin bisa dikembalikan dengan Partition Magic 8. Tetapi ini lain, sudah terformat +++ terinstall ++++ otomatis tertindih lagi.

oke, sekarang kita menuju acara Inti. Tetapi sebelumnya ada hal-hal yang mesti diperhatiin dalam menggunakan sofware ini.
1. Jika anda menginginkan data yang terhapus kembali lagi, maka anda cukup menggunakan satu Drive untuk menginstall software ini.
2. Jika anda menginginkan data yang terformat kembali lagi, maka anda harus menggunakan dua drive. Drive satu utk menyelamatkan data/tempat recovery. Drive dua sebagai data yg akan direcovery.
3. Jika FILE SYSTEM pada drive yg ter-FORMAT berbeda dg sebelum ter-FORMAT. Maka anda HARUS mengetahui FILE SYSTEM sebelumnya.

Lanjuttt…
* Pertama, lu harus install dulu softwarenya.
* setelah itu jalankan dan akan nampak seperti berikut :












* Lalu klik data recovery. Akan muncul gbr sperti barikut :














* Lalu pilih Format recovery, Scan Proses akan berjalan, dan selanjutnya akan nampak seprti berikut :














* Klik Oke saja. Lalu akan terlihat sperti ini :














* Nah disitu ada opsi Previous File System. Pada kasus saya, file system sebelum saya format adalah NTFS dan saya format menjadi FAT32. Jadi sesuaikan dg kasus anda. dan pilih previous file systemnya sperti gambar berikut :















* lalu akan terlihat proses scanning files seperti berikut :















* setelah selesai akan nampak folder2 drive C:\ sebelum diinstall ulang. Andaikan saya tahu kejadian ini terjadi pasti saya akan merecord screen Dive C:\ sebelumnya dan membandingkannya .. hehehe ..















* lalu pilihlah data dalam folder yg akan dikembalikan. Ingat!!, File yg akan direstore menjadi lebih besar. Dikarenakan perombakan besar2an akan terjadi. Misal file anda yg asli adalah 10MB, maka bisa menjadi 50MB. Dan saya juga tidak tahu kenapa itu bisa
terjadi.


* lalu pilih saja next, dan pilih tempat output filenya. Jika lu memilih tempat yg sama dengan drive yg akan direcovery, kemungkinan tidak bisa dilakukan. Jadi Pilih drive yg bukan direcovery(drive utk data).



Dan inilah hasil2 dokumentasi saya ketika mencari sebuah file bernama RESUME MANAJEMEN LOGISTIK.doc



























view word.JPG















found research.JPG



Untungnya saya masih dapat mendapatkan file yg belum terencript(liat gbr diatas). Oleh karena itu, saya katakan kemungkinan mengambil data dalam partisi yang sudah terformat dg file system yang baru plus terinstall OS yg baru adalah 50% – 50%. walaupun saya mengambilnya lewat system restore mngkin/LOSTFILE … atau mungkin file yg tersave otomatis
*.temp hehehehe …

ughh .. akhirnya selesai juga.

source link

PERAWATAN PROCESSOR


PERAWATAN PROCESSOR






PERAWATAN HARIAN :
1. Processor automatic dalam keadaan tidak dinyalakan
2. Buka penutup bagaian atas processor
3. Buka penutup film guide elemen pada kedua sisinya (bagian Developer, Fixer dan Air)
4. Angkat film guide elemen, bersihkan dengan kain basah dan keringkan dengan kain kering
5. Pasang kembali film guide elemen pada posisi semula (jangan sampai terbalik)PERAWATAN TIAP 3

BULAN (SAAT PENGGANTIAN CAIRAN)
1. Processor automatic dalam keadaan tidak dinyalakan
2. Buka penutup bagaian atas processor
3. Buka kran pembuangan tangki cairan Developer, Fixer dan Air dengan memutar pada posisi open .
4. Buka penutup film guide elemen pada kedua sisinya (bagian Developer, Fixer dan Air)
5. Angkat film guide elemen, bersihkan dengan air mengalir dari kran, lap dengan kain basah dan keringkan dengan kain kering.
6. Angkat distributor roller, bersihkan dengan kain basah kemudian keringkan dengan kain kering
7. Angkat transport rack dari tangki cairan, bersihkan dengan air mengalir dari kran dan keringkan dengan kain kering
8. Bersihkan tangki cairan Developer, Fixer dan Air dengan air kemudian bersihkan dengan kain kering
9. Tutup tangki cairan Developer, Fixer dan Air dengan memutar pada posisi close
10. Isilah tangki dengan cairan Developer, Fixer dan Air pada tangki maisng-masing sampai batas tertentu. Dan jangan sampai tertukar dan tercampur satu sama lainnya.
11. Pasang kembali transport rack dan film guide elemen sesuai pada tempatnya.

Catatan :• Proses pemanasan processor lebih kurang 20 menit sampai pada indikator menunjukkan “ready”.•
Untuk pencucian film lebih dari satu, tunggulah sampai terdengar bunyi ‘beep’ sebelum memasukkan film berikutnya.• Pastikan tidak ada film yang sedang diproses saat akan mematikan processor.•
Matikan processor saat selesai pekerjaan dengan menekan “power off”• Gunakan sarung tangan dan penutup hidung saat mengganti cairan• Jangan sampai mata terkena cairan kimia, jika terkena segera cuci dengan air dingin dan periksakan ke dokter• segera hubungi teknik jika mengalami kerusakan
 




.